5 Tips Bersepeda Gunung Tanpa Menggendong Backpack

Ilustrasi via enduro-mtb.com.

Jujur saja : Tak seorang pun yang bisa menikmati bersepeda sambil menggendong tas punggung atau backpack. Punggung yang basah berkeringat dan gerakan yang terbatas adalah beberapa kekurangan saat menggendong tas punggung. Dengan gerakan bersepeda gunung yang dinamis, hentakan tas punggung juga bisa mengganggu keseimbangan.

Bersepeda gunung tanpa membawa banyak barang yang membebani memang menyenangkan, namun tetap saja penting untuk membawa barang-barang tertentu yang akan jadi penyelamat di saat-saat darurat. Untung saja, bersepeda tanpa membawa backpack tetap bisa dilakukan, dan barang-barang penting tetap bisa dibawa. Banyak perusahaan yang berinovasi menciptakan produk yang fungsional dan tetap penuh gaya.

Berikut ini beberapa di antaranya…..

• Mengikat ban dalam cadangan dan cungkil ban di frame
Ide untuk mengikat ban dalam cadangan di frame muncul dari perlombaan enduro yang kini semakin berkembang dan banyak peminatnya. Ban dalam cadangan dan cungkilnya memang sangat penting, dan tak pernah diperhatikan hingga saat-saat darurat menimpa. Banyak cara untuk mengikat ban dalam cadangan ke frame, bisa memakai velcro atau yang lebih sederhana memakai lakban.

Ilustrasi via enduro-mtb.com.

• Jersey / kaos yang berkantong
Bersepeda gunung identik dengan jersey yang gombrong dan longgar. Namun, tak ada salahnya jika memakai jersey ‘balap sepeda’, yang lebih ketat dan memiliki tiga kantong di bagian belakang. Ban dalam cadangan, cungkil ban, snack berukuran kecil, atau bahkan botol air minum atau bidon bisa dibawa di kantong belakang.

Ilustrasi via enduro-mtb.com.

• Tempat penyimpanan ‘di dalam’ sepeda
Ada beberapa pabrikan yang memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk menyimpan benda tertentu di dalam bottom bracket atau handlebar. Bagian lain yang bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan adalah steerer tube. Tinggal bagaimana inovasi dan kreativitas kita bisa mewujudkan hal tersebut menjadi nyata dan mudah dilakukan. Bahkan, di luar negeri sudah ada produk khusus yang memang membuat steerer tube yang bisa dipakai sebagai tempat menyimpan peralatan EDC (Everyday Carry).

Ilustrasi via enduro-mtb.com.

• Rompi multiguna
Tas punggung atau backpack mungkin memang terlalu besar ukurannya bila dipakai bersepeda gunung. Namun, sudah sejak lama ada tas water bladder yang berbentuk ramping dan berkuran jauh lebih kecil jika dibanding dengan tas punggung. Ada pula rompi yang memiliki desain kombinasi antara water bladder dengan beberapa kantong tambahan untuk membawa benda-benda penting lainnya. Dan di kalangan pecinta sepeda enduro, sebagian besar dari mereka memilih rompi semacam itu.

Ilustrasi via enduro-mtb.com.

• Tas pinggang
Sedikit kembali bernostalgia dengan masa lalu : Tas pinggang. Ya, tas pinggang sudah mulai jadi tren di antara pesepeda di akhir tahun 80an hingga tahun 90an. Simpel, tak terlalu mengganggu gerak, dan tak membuat punggung basah karena keringat.

Ilustrasi via enduro-mtb.com.

(diolah dari enduro-mtb.com)