Tips : Bersepeda Santai Sekaligus Latihan Serius

Ilustrasi via kompasiana.com.

Menyengaja bersepeda untuk latihan fisik, atau meningkatkan kemampuan salah satu skill dalam bersepeda, ataupun sekedar bersepeda santai, bisa dikombinasikan untuk mendapatkan suasana perjalanan yang santai, namun secara tidak langsung juga akan menambah kemampuan tertentu dalam bersepeda…..

Bagaimana caranya? Beberapa tips berikut ini patut dicoba…..

1. Lokasi
Pertama-tama, lokasi yang dituju atau dilewati dalam rute saat bersepeda sangatlah krusial. Meskipun santai, namun setidaknya harus mempunyai beberapa poin tanjakan, atau saat masih pagi, banyak mendapat paparan sinar matahari. Atau, akan lebih baik lagi jika mengecek prakiraan cuaca di hari itu.

Kenapa? Bersepeda sekaligus latihan bertujuan untuk mendapatkan tubuh yang semakin sehat dan bugar. Namun jika rute yang dipilih terlalu ‘menyiksa’, dengan terlalu banyak tanjakan dan turunan, dan mungkin ditambah lagi dengan cuaca yang tak menentu – awalnya panas namun di tengah hari hujan – bisa-bisa badan malah akan pegal-pegal dan mungkin juga demam dan flu saat sampai di rumah nanti.

2. Self supported atau dengan panduan teman
Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dengan bersepeda dan latihan secara self supported, kita akan punya lebih banyak kebebasan untuk menentukan kapan harus terus mengayuh dan kapan harus makan siang. Sedangkan jika bersepeda dengan teman, apalagi sang teman sudah pernah melewati rute tersebut, atau setidaknya paham tentang rute yang akan dilewati, maka hal itu akan menjadi panduan yang baik, dan bisa digunakan untuk memperkirakan apa saja yang akan dilakukan dalam waktu sehari penuh itu.

3. Jangan berlebihan
Cuaca yang mendukung dan mood yang juga sedang bagus-bagusnya bisa menjadi godaan pada saat bersepeda. Godaan semacam apa? Karena hari yang tidak hujan, dan matahari yang sedikit tertutup awan, sehingga tak terlalu panas, bisa jadi akan membuat nafsu membuncah, dan kita hanya ingin memacu kecepatan. Namun, segala sesuatu yang berlebihan bukanlah hal yang bagus. Terlalu mem-forsir tenaga di awal hari, bisa jadi hanya akan membuat badan lemas bahkan sebelum sampai waktu tengah hari. Pun demikian pada saat menghadapi rute tanjakan. Jangan terlalu ‘bergembira’ dalam mengayuh pedal di tanjakan di awal rute, karena mungkin kita akan terlalu lelah saat menghadapi tanjakan-tanjakan di akhir rute.

4. Tak baik jika terlalu kompetitif
Hampir sama dengan poin nomor 3 sebelumnya. Setiap orang punya batas kemampuannya masing-masing. Jadi, pada saat bersepeda bersama teman-teman yang lain, jangan terlalu terpacu mengikuti ritme kayuhan teman yang ada di rombongan depan. Kita harus bisa ‘menghitung’ kemampuan diri masing-masing, agar tetap bisa sampai di tempat tujuan, dan merampungkan sepeda santai sekaligus latihan di hari itu dengan selamat dan sehat.

5. Kegiatan lain sebagai sarana bersantai
Bersepeda bisa sebagai sarana untuk mencari kesehatan atau bersantai. Jika bersepeda dianggap sebagian besar orang sebagai bentuk olahraga, maka luangkanlah sedikit waktu yang kita punya untuk melakukan kegiatan lain, selain bersepeda, untuk bersantai dan menenangkan pikiran.

(diolah dari www.cyclingweekly.com)