5 Macam Makanan yang Bagus Dimakan Setiap Hari

Ilustrasi via Bicycling.com.

Mau makan malam apa? Besok pagi, enaknya sarapan apa? Untuk makan siang, mau jajan atau bawa bekal dari rumah? Nanti sore, mau camilan apa sebelum bersepeda? Kalau untuk teman nonton bola nanti malam, enaknya camilan apa ya? Setiap hari, kita selalu membuat banyak pertanyaan untuk diri kita sendiri dan orang lain, tentang apa yang mau dimakan. Penelitian terbaru dari Cornell Food and Brand Lab menemukan bahwa kita, saya, kamu, membuat sekitar 200an pernyataan yang terkait dengan makanan, hampir di setiap hari…..

Makanan yang beraneka ragam memang penting (karena jenis makanan yang berbeda menawarkan manfaat kesehatan yang berbeda pula), menjaga pola makan, dengan tujuan menjaga agar asupan gizi tertentu selalu terjamin, akan menjadikan tubuh kita tetap sehat dan bugar. Tanya Halliday, Ph.D., R.D., dari Cornell Food and Brand Lab menyatakan, “Mengurangi banyaknya pertimbangan untuk menentukan makanan apa yang mau dimakan, akan membuat berat badan kita lebih terjaga. Terlalu banyak pertimbangan akan menimbulkan rasa bingung (bagi diri sendiri dan orang lain) dan pada akhirnya akan menurunkan kualitas pilihan kita terhadap menu apa yang menurut kita menyehatkan. Bukan berarti kita harus makan makanan dengan menu yang sama di setiap hari, namun merencanakan apa yang ingin dimakan secara tidak langsung akan membuat hidup lebih sehat, karena bisa menghindar dari pilihan-pilihan lain yang menggoda.”

Apa saja makanan yang baik dimakan di hampir setiap hari? Berikut ini 5 di antaranya…..

1. Oatmeal
Menurut Lindsay Livingston, R.D., pemilik blog The Lean Green Bean, “Oatmeal adalah makanan yang fleksibel, bisa dikombinasikan dengan banyak makanan lain. Yang paling sederhana adalah tinggal ditambah susu. Namun jika mau berkreasi, tambahkan buah-buahan sesuai selera, selai kacang atau keping coklat. Makanan dengan karbohidrat utuh, lemak yang sehat dan akan cukup untuk menahan lapar hingga makan siang nanti.”

Foto via prevention.com.

2. Telur rebus
Menurut Tanya Halliday, telur rebus adalah sumber makanan yang rendah kalori namun tinggi rpotein. Selain dimakan sebagai lauk, telur rebuh juga bisa dimakan sebagai camilan di antara dua waktu makan.

Foto via Pos Belitung – Tribunnews.com.

3. Kacang
Dari pengalaman Kim Melton, R.D., dia mengkonsumsi kacang-kacangan hampir setiap hari. Tak melulu kacang tanah, namun juga bisa kacang lainnya seperti kacang panjang atau kacang buncis sebagai sayur.”Kacang mengandung lemak yang menyehatkan dan banyak serat, yang bagus untuk pencernaan. Olahan kacang seperti selai juga bisa dikombinasikan dengan roti, sebagai pengganti sarapan atau makan malam.”

Beragam macam jenis kacang (via Pondok IBU).

4. Yoghurt
Mandy Enright, R.D.N., menyatakan pendapatnya : “Apakah akan diolah sebagai campuran smoothies atau minuman ringan saat haus, yoghurt selalu menjadi pilihan. Selain itu, juga bisa sebagai bahan berkreasi untuk membuat menu baru yang dikombinasikan dengan buah, kacang-kacangan dan biji-bijian, menjadi makanan yang menyehatkan. Kandungan proteinnya yang tinggi membantu menjaga kekuatan tulang, dan probiotiknya akan menjaga kesehatan saluran pencernaan.”

Foto via goodbabykitchen.com.

5. Sayuran hijau
Kristina LaRue, R.D., seorang ahli gizi berkata, “Segala macam sayuran hijau wajib ada di dalam menu makan, entah itu sarapan, makan siang atau makan malam. Setidaknya, di salah satu waktu makan harus ada sayuran yang menjadi menunya. Sayuran yang diolah dengan minimalis, seperti salad atau dibuat smoothies mempunyai kandungan gizi yang sedikit lebih tinggi daripada sayuran yang dimasak, karena kandungan gizinya belum larut dan rusak oleh proses pemasakan. Kandungan serat yang tinggi pada sayuran akan membuat saluran cerna selalu sehat.”

Foto via jokowarino.id.

(diolah dari www.bicycling.com)