Gaya Hidup yang Tidak Aktif Bebani Anggaran Inggris hingga 14,2 miliar Euro

Pilih mana? Rajin olahraga agar sehat, atau kurang olahraga dan gampang jadi sakit? (via Emmbie).

Sebuah laporan dari BikeBiz menyatakan bahwa sebuah penelitian baru-baru ini telah memperkirakan bahwa gaya hidup tidak aktif membebani ekonomi negara-negara di Eropa hingga sekitar 80 miliar Euro per tahunnya. Peneliti dari Centre fro Economics and Business Research memperkirakan Inggris menghabiskan anggaran hingga 14,2 miliar Euro setahunnya, dan jika pemerintah tidak melakukan sesuatu untuk mengurangi dan mengatasi gaya hidup tidak aktif tersebut, maka dalam beberapa tahun ke depan, risikonya akan melebihi gangguan kesehatan umum yang disebabkan oleh merokok.

Penelitian dengan tema The Inactivity Time Bomb yang dilakukan oleh International Sport and Culture Association (ICSA), menggunakan data dari WHO yang mengestimasi bahwa seperempat jumlah orang dewasa di Eropa kurang aktif dalam berkegiatan fisik, 80 persen dari jumlah tersebut berada di usia remaja.

Data di Inggris lebih buruk jika dibandingkan dengan keseluruhan Eropa, dengan 37 persen orang dewasa di Inggris kurang aktif berkegiatan fisik, yang artinya dalam seminggu, kegiatan fisik yang mereka lakukan kurang dari 150 menit (kegiatan fisik menengah) atau kurang dari 75 menit, jika berkegiatan fisik maksimal (misal, olahraga hingga mengeluarkan banyak keringat). WHO merekomendasikan bahwa anak-anak hingga remaja berusia 5-17 tahun melakukan kegiatan fisik setidaknya 60 menit dalam seminggu, namun 85 persen remaja berusia 15 tahun di Inggris gagal memenuhi target tersebut.

Laporan tersebut membahas empat penyakit, jantung koroner, diabetes tipe 2, kanker payudara dan kanker usus, dan menghitung proporsi tap penyakit dan keterkaitannya dengan gaya hidup yang tidak aktif.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa jika warga Inggris bisa mengurangi gaya hidup yang tidak aktif tersebut, maka setidaknya mereka bisa mengurangi angka kematian sebanyak 18.400 kematian per tahunnya. Hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya usia harapan hidup di seluruh Inggris, bertambah 1,07 tahun; kemungkinan tertinggi yang bisa dicapai, jika dibandingkan dengan lima negara lain yang diikutkan dalam penelitian tersebut.

Presiden ICSA, Morgen Kirkeby menyatakan, “Kita perlu meningkatkan kegiatan fisik dalam kehidupan sehari-hari. Sederhana saja, setidaknya berolahraga ringan selama 20 menit dalam sehari di dalam rumah atau berkeliling lingkungan rumah akan sangat berdampak secara total. Dan akan mengurangi angka gaya hidup tidak aktif hingga seperlima-nya di Eropa, menyelamatkan 100.000 nyawa, dan menghemat anggaran hingga 16 miliar Euro setahunnya.”

(diolah dari road.cc)